• logo nu online
Home Warta Nasional Jakarta Raya Dari Betawi Keislaman Sejarah Opini Literatur Obituari
Kamis, 29 Februari 2024

Jakarta Raya

Kemenag DKI Ajak Muslimat NU Jakarta Berikan Literasi Digital kepada Masyarakat

Kemenag DKI Ajak Muslimat NU Jakarta Berikan Literasi Digital kepada Masyarakat
Inilah jajaran pengurus PW Muslimat NU DKI Jakarta masa khidmah 2022-2027 saat sedang dilantik di Hotel Acacia Jakarta Pusat, pada Rabu (2/11/2022). (Foto: NU Online Jakarta/Haekal)
Inilah jajaran pengurus PW Muslimat NU DKI Jakarta masa khidmah 2022-2027 saat sedang dilantik di Hotel Acacia Jakarta Pusat, pada Rabu (2/11/2022). (Foto: NU Online Jakarta/Haekal)

Jakarta Pusat, NU Online Jakarta

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama DKI Jakarta Cecep Khairul Anwar mengajak para Pengurus Wilayah (PW) Muslimat Nahdlatul Ulama Jakarta yang baru saja dilantik untuk memberikan pengetahuan atau literasi mengenai dunia digital kepada masyarakat. 


Menurut Cecep, transformasi atau perubahan ke dalam dunia digital adalah sebuah keniscayaan, terutama di saat perang pemikiran seperti sekarang ini. Ia juga mengingatkan tentang penguasaan terhadap media sosial di era industri. 


“Di era industri yang paling utama adalah media sosial. Melalui media sosial dalam segala hal, baik ekonomi, pendidikan dan apa pun,” kata Cecep dalam Pelantikan PW Muslimat NU DKI Jakarta masa khidmah 2022-2027 di Hotel Acacia, Jakarta Pusat, Rabu (02/11/2022).


Ia menyatakan dukungan dengan sepenuh hati kepada Muslimat NU DKI Jakarta untuk tetap berdiri. Ia bahkan menyatakan diri untuk terbuka apabila Muslimat menginginkan melakukan kolaborasi program bersama Kemenag DKI Jakarta. 


“Menjaga kemaslahatan umat tentu Muslimat tidak bisa sendiri. Saya menawarkan untuk memberikan koordinasi dan kerja sama. Kakanwil DKI Jakarta siap membantu program-program untuk Muslimat NU Jakarta,” ucap Cecep.


Cecep juga mengajak Muslimat NU DKI Jakarta untuk menjaga moderasi beragama, terutama saat menjelang memasuki tahun politik seperti sekarang ini. Ia memohon bantuan kepada ibu-ibu Muslimat NU DKI Jakarta untuk menyebarkan ajaran moderasi beragama melalui majelis taklim.


“Jakarta akan hajatan pada 2024, saya mohon bantuan kepada Muslimat NU Jakarta, karena yang saya tahu ibu-ibu yang hadir adalah ustadzah dan ibu nyai yang memiliki majelis taklim. Mari kita berikan contoh cara moderasi beragama demi kemaslahatan beragama. Jangan sampai menjadi ada perpecahan kembali,” katanya.


Sementara itu, Ketua PW Muslimat NU DKI Jakarta Nyai Hj Hizbiyah Rochim menyatakan kesiapannya untuk bersama membangun Jakarta melalui berbagai pengembangan dan kolaborasi program dengan Kemenag DKI Jakarta.


“Saya berharap setelah pelantikan dan menjadi program besar kita, PW Muslimat NU DKI Jakarta mampu membantu masyarakat dibidang perekonomian, kesehatan serta dakwah melalui majelis taklim yang ada di DKI Jakarta,” terangnya saat diwawancarai NU Online Jakarta.


Perwakilan Sekretaris Daerah Pemprov DKI Jakarta, Herman, menyarankan agar kolaborasi program itu utamanya untuk mengembangkan Muslimat NU DKI Jakarta dan terus didukung oleh semua pihak. “Dalam membangun kesejahteraan maka harus menguatkan kelembagaannya dan jejaringnya maka perlu adanya vitalisasi dan koordinasi melalu penguatan sumber daya semua,” katanya.


Pewarta: Haekal Attar
Editor: Aru Elgete


Editor:

Jakarta Raya Terbaru