• logo nu online
Home Warta Nasional Jakarta Raya Dari Betawi Keislaman Sejarah Opini Literatur Obituari
Jumat, 19 April 2024

Jakarta Raya

Muslimat NU Jakarta Rancang Program Penguatan SDM melalui Majelis Taklim

Muslimat NU Jakarta Rancang Program Penguatan SDM melalui Majelis Taklim
Pelantikan Muslimat NU DKI Jakarta di Hotel Acacia Jakarta Pusat, pada Rabu (2/11/2022), (Foto: NU Online Jakarta/Haekal)
Pelantikan Muslimat NU DKI Jakarta di Hotel Acacia Jakarta Pusat, pada Rabu (2/11/2022), (Foto: NU Online Jakarta/Haekal)

Jakarta Pusat, NU Online Jakarta

Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat Nahdlatul Ulama Nyai Hj Hizbiyah Rochim mengaku akan merancang program penguatan sumber daya manusia (SDM) untuk kaum perempuan. Program ini dirancang sebagai respons atas kasus seorang perempuan yang masuk ke Istana Negara Jakarta dengan membawa senjata api. 


Nyai Hizbiyah memastikan, program Muslimat NU DKI Jakarta dalam waktu dekat akan fokus untuk membantu masyarakat menghadapi persoalan ekonomi, kesehatan, dan agama. Muslimat NU DKI Jakarta juga akan meningkatkan keterampilan kaum ibu. Program-program itu akan dilakukan dengan memanfaatkan majelis taklim yang tersebar di DKI Jakarta. 


“Kita sudah punya majelis taklim di seluruh DKI. Nanti kita tingkatkan lagi kualitasnya, karena sekarang ini masyarakat kita terus menghadapi perkembangan-perkembangan dengan macam-macam aliran. (Program penguatan SDM) itu supaya (masyarakat) tidak mudah terpengaruh (berbagai macam aliran),” kata Nyai Hizbiyah, saat diwawancarai NU Online usai Pelantikan PW Muslimat NU DKI Jakarta, di Hotel Acacia Jakarta Pusat, Rabu (2/11/2022).


Ia berharap, Muslimat NU DKI Jakarta dapat bekerja sama dengan semua pihak untuk bisa membantu masyarakat. Tak lain, program penguatan SDM itu dimaknai sebagai amar ma’ruf nahi munkar, tujuannya untuk menyejahterakan dan mencerdaskan masyarakat.


Menurut Nyai Hizbiyah, tugas mulia Muslimat NU DKI adalah untuk meningkatkan kualitas perempuan-perempuan di Jakarta, baik dalam hal penambahan wawasan, pengetahuan, keterampilan, juga soal membina keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.


Sebelum melaukan upaya penguatan SDM kepada masyarakat secara keseluruhan, Nyai Hizbiyah akan memperkuat pengurus PW Muslimat NU DKI Jakarta terlebih dulu, salah satunya dengan melaksanakan pembekalan terhadap pengurus yang baru dilantik. Sebab sekitar 70 persen, kepengurusan Muslimat NU DKI Jakarta saat ini adalah wajah baru. 


“Jadi setelah pelantikan, kami mengadakan orientasi, itu berisi pemberian bekal ilmu pengetahuan dan keterampilan agar orang berorganisasi ada manajemen, serta kemuslimahan,” kata Nyai Hizbiyah.


Sesi orientasi dilakukan usai pelantikan untuk meningkatkan SDM para pengurus sehingga memudahkan mereka saat nanti terjun ke lapangan, memberikan pelayanan kepada masyarakat secara menyeluruh. 


“Kami ada pembekalan soal keorganisasian serta perumusan kerja pada bidang sosial, bidang kesehatan, bidang ekonomi, dakwah. Ini supaya kita serius dan tuntas di dalam membuat perencanaan-perencanaan program kerja jangka pendek maupun jangka panjang,” tegasnya.


Bukan hanya dalam bidang sosial, Nyai Hizbiyah akan memperkuat pengurus dengan pengetahuan seputar akidah Islam Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, serta berbagai keilmuan lainnya.


“Kita juga mengisi tentang keilmuan dan keaswajaan. Itu nanti kita ambil narasumber dari Jawa Timur supaya lebih mantap lagi pengetahuan agamanya, keaswajaannya, dan keilmuannya. Kalau sudah betul-betul bisa memahami, mendidik, dan menumbuhkan semangat untuk berorganisasi Muslimat maka pengurus bisa melaksanakan programnya lebih baik daripada pengurus kemarin,” ungkapnya.


Nyai Hizbiyah berharap agar para pengurus Muslimat NU DKI Jakarta saat ini dapat melakukan pengabdian dan perjuangan lebih hebat lagi dari sebelumnya, terutama demi umat, bangsa, dan negara.


Pewarta: Haekal Attar
Editor: Aru Elgete


Editor:

Jakarta Raya Terbaru