• logo nu online
Home Warta Nasional Jakarta Raya Dari Betawi Keislaman Sejarah Opini Literatur Obituari
Rabu, 28 September 2022

Warta

Ajak Masyarakat Kenali Pengobatan ala Rasulullah, LD PWNU Adakan Pelatihan Thibbun Nabawi

Ajak Masyarakat Kenali Pengobatan ala Rasulullah, LD PWNU Adakan Pelatihan Thibbun Nabawi
Berpose bersama usai pelatihan. Foto: istimewa
Berpose bersama usai pelatihan. Foto: istimewa

Jakarta Timur, NU Online Jakarta

Lembaga Dakwah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (LD PWNU) DKI Jakarta mengadakan kegiatan training of trainer (TOT) atau pelatihan pelatih Pengobatan Qur’ani dan Thibbun Nabawi, di Kantor PWNU DKI Jakarta, Jalan Utan Kayu Raya 112 Jakarta Timur, pada Ahad (17/4/2022).


Kegiatan ini diikuti oleh 19 orang peserta yang berasal dari sekitar Jakarta dan diisi dengan pemberian materi dan praktik mengenai cara membekam, ruqyah, dan reposisi atau mengembalikan posisi tulang. Tujuan diadakannya kegiatan pelatihan ini dalam rangka mengajak masyarakat untuk mengenal pengobatan ala Rasulullah. 


Sekretaris Pelaksana Syiar Ramadhan 2022 LD PWNU DKI Jakarta KH Nurul Zaman mengatakan, kegiatan ini tidak berbayar dan dipandu oleh tenaga profesional di bidangnya. “Kegiatan ini gratis, dan pelatihannya ada membekam, ruqyah, reposisi tulang, dipandu KH Muhsin dari JRA (Jam’iyah Ruqyah Aswaja),” papar Kiai Nurul Zaman kepada NU Online Jakarta, pada Ahad (17/4/2022).


Sementara itu, Pengurus Jam’iyah Ruqyah Aswaja (JRA) yang juga Pengurus LD PWNU DKI Jakarta, KH Ahmad Muhsin menyampaikan tentang tujuan diadakannya kegiatan Pelatihan Pengobatan Qur’ani dan Thibbun Nabawi itu. 


“Kegiatan ini ditujukan agar Nahdliyin dan Nahdliyat mengenal dan mengamalkan cara pengobatan Rasulullah,” ucap Kiai Muhsin saat diwawancarai melalui pesan singkat.


“Selain itu, tujuan lain diadakannya kegiatan ini untuk membendung kaum Wahabi yang mendegradasi ajaran Ahlusunnah Wal Jamaah melalui pengobatan Thibbun Nabawi ini,” lanjut Kiai Muhsin.


Salah seorang peserta Pelatihan Pengobatan Qur’ani dan Thibbun Nabawi Siti Nurjannah mengatakan bahwa dalam kegiatan tersebut diajarkan berbagai ilmu terkait ruqyah, bekam, dan gurah. 


“Materi intinya pelajaran ruqyah, saraf sendi, belajar totok, bekam dan gurah. Pelatihan ini dilakukan sambil praktik, ditemani ustadz dan dikasih modul. Ustadz-nya asik, jadi estimasi waktu dari jam satu sampai jam lima, kita jadi nambah sampai menjelang berbuka,” ungkap Siti saat ditemui NU Online Jakarta, usai kegiatan. 


Pewarta: Widya Islami
Editor: Aru Elgete
 


Editor:

Warta Terbaru