• logo nu online
Home Warta Nasional Jakarta Raya Dari Betawi Keislaman Sejarah Opini Literatur Obituari
Selasa, 29 November 2022

Jakarta Raya

GP Ansor DKI Jakarta Minta Klarifikasi Holywings atas Permainan Simbol Agama

GP Ansor DKI Jakarta Minta Klarifikasi Holywings atas Permainan Simbol Agama
GP Ansor DKI Jakarta mengecam tindakan pihak Holywings atas permainan simbol agama dalam ranah promosi dan pemasaran produk zat haram.
GP Ansor DKI Jakarta mengecam tindakan pihak Holywings atas permainan simbol agama dalam ranah promosi dan pemasaran produk zat haram.

Jakarta Selatan, NU Online Jakarta

Pengurus Wilayah GP Ansor DKI Jakarta menerima laporan masyarakat terkait postingan Holywings pada akun instagram-nya terkait promosi produk minuman beralkohol dengan menggratiskan satu botol alkohol bagi calon konsumen yang memiliki nama Muhammad dan Maria pada Rabu, 22 Juni 2022. GP Ansor meminta pihak Holywings untuk meminta maaf kepada publik atas permainan simbol agama tersebut.


Sebelumnya pihak Holywings sempat mengunggah postingan pada akun instagram-nya terkait promosi produk minuman beralkohol. Saat ini, postingan tersebut telah hilang dari unggahan mereka.


“Kami sangat menyayangkan sikap Holywings. Penggunaan nama Muhammad tidak sepantasnya dijadikan satu simbol untuk mendapatkan gratis minuman beralkohol yang di mana dalam Islam hal tersebut jelas sangat diharamkan untuk dikonsumsi,” kata Wakil Ketua PW GP Ansor DKI Jakarta Muhammad Sufyan Hadi.


Sufyan mengatakan, Ansor tidak pernah mempermasalahkan berbagai aktivitas yang dilakukan Holywings selama mematuhi aturan dan norma hukum yang berlaku. Namun jika tindakan tersebut telah jauh menyimpang dengan melecehkan agama sehingga menyakiti umat beragama, maka Ansor akan melawan setiap kezaliman tersebut.


“Kami tidak pernah mempermasalahkan kegiatan yang selama ini berlangsung di Holywings, tapi jika itu berkaitan dengan simbol-simbol kebanggaan kami yang digunakan untuk hal yang tidak tepat, maka kami akan bersuara lantang untuk melawan kegiatan tersebut,” kata pria yang kerap disapa Sufyan tersebut.


Ia berharap agar kejadian tersebut tidak terulang kembali. Sebab pelecehan agama tidak akan pernah diterima di manapun. Dari itu, Sufyan meminta agar pihak Holywings segera memberikan klarifikasi dan meminta maaf kepada seluruh umat muslim dalam waktu 1 x 24 jam.


“Dan kami berharap hal tersebut tidak akan terulang kembali di kemudian hari. Dan kami minta dengan tegas pihak Holywings untuk meminta maaf dan mengklarifikasi atas kejadian tesebut,” pungkasnya.


Editor: Alhafiz Kurniawan


Jakarta Raya Terbaru