• logo nu online
Home Warta Nasional Jakarta Raya Dari Betawi Keislaman Sejarah Opini Literatur Obituari
Rabu, 28 September 2022

Nasional

PWNU Bersama Indofarma dan Achiko Kerja Sama, Sediakan Alat Tes Covid-19 AptameX

PWNU Bersama Indofarma dan Achiko Kerja Sama, Sediakan Alat Tes Covid-19 AptameX
Foto bersama usai penandatanganan dengan Achiko dan Indofarma. Foto: istimewa
Foto bersama usai penandatanganan dengan Achiko dan Indofarma. Foto: istimewa


Jakarta Timur, NU Online Jakarta

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta bersama Indofarma dan Achiko menandatangani perjanjian kerja sama untuk menyediakan alat tes Covid-19 AptameX, yakni alat tes diagnostik terbaru berbasis teknologi DNA Aptamer buatan Indonesia yang diproduksi Indofarma. 


Melalui platform telehealth Teman Sehat dari Achiko, pada tahap pertama digunakan untuk melakukan diagnostik Covid-19 dan akan disosialisasikan kepada kurang lebih empat juta warga NU di Jakarta. Kemudian akan diperluas kepada 90 juta warga Nahdliyin di seluruh Indonesia. 


Ketua PWNU DKI Jakarta KH Samsul Ma’arif mengatakan, kerja sama ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar NU untuk melindungi semua lapisan masyarakat dari penyebaran Covid-19. Tes diagnostik cepat ini akan digunakan dalam setiap kegiatan NU di Jakarta. Ia menyebut alat tes diagnostik ini sangat terjangkau dan nyaman digunakan. 

 

“Diharapkan dapat membantu warga NU DKI Jakarta untuk melakukan rutin testing. Dalam proses pengujiannya tidak memasukkan benda atau cairan apa pun ke dalam tubuh pasiennya, sehingga dapat dipastikan tes berdasarkan pengujian terhadap saliva ini tidak membatalkan puasa,“ ujar Kiai Samsul melalui keterangan tertulis yang diterima NU Online Jakarta, Rabu (20/4/2022). 


Produksi dan Distribusi


Untuk mendukung kegiatan ini, Achiko telah memperbarui hubungan kontraktualnya dengan Indofarma untuk memasukkan distribusi dan segera memulai produksi 1 juta test kit dalam beberapa bulan ke depan. 


Penjualan akan dimulai akhir bulan ini. Lalu setelah berjalan selama tiga hingga enam bulan, Indofarma diharapkan dapat memproduksi beberapa juta test kit per bulan di Indonesia. Selain itu, Achiko akan mengembangkan tes tambahan dimulai untuk demam berdarah dan dilanjukan dengan berbagai diagnostik pasar lainnya. 


CEO Achiko Steven Goh mengaku sangat gembira dapat menyediakan alat tes Covid-19 AptameX yang terjangkau dan non-invasif kepada warga dan anggota keluarga dari NU DKI Jakarta. 


Ia menjelaskan, perbedaan kimia dengan menggunakan DNA aptamer sintetis dengan tes berbasis antigen memungkinkan Achiko untuk menawarkan tes lebih ramah dan sensitif dengan harga terjangkau. 


“Covid-19 telah mendorong revolusi dalam teknologi kedokteran baik dalam telehealth maupun diagnostik. Achiko siap menghadirkan berbagai produk tes Covid-19 menggunakan teknologi terdepan dengan biaya lebih terjangkau bagi masyarakat Indonesia," kata Steven Goh.


Dirtektur Utama Indofarma Arief Pramuhanto menyebut, Indofarma merupakan satu-satunya perusahaan BUMN Farmasi yang fokus dalam pengembangan produk alat kesehatan dalam negeri di Indonesia.


“Sangat bangga dan mendukung penuh program PWNU DKI Jakarta dan Achiko dalam penggunaan alat tes diagnostik Covid-19 - AptameX produksi Indofarma di berbagai kegiatan PWNU ke depan,” kata Arief. 


Country Director PT Achiko Teknologi Indonesia Windiaprana Ramelan mengungkapkan bahwa cara terbaik untuk dapat membantu pemerintah mengendalikan penyebaran Covid-19 adalah dengan menyelenggarakan tes masal secara rutin. Karenanya dibutuhkan alat tes yang nyaman, akurat, cepat, dan harganya terjangkau. 


“AptameX menjadi alat tes yang tepat karena bisa memenuhi kriteria tersebut. Kami sangat antusias kerjasama ini dapat membantu masyarakat lebih percaya diri untuk kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujar Windiaprana. 


Kelebihan AptameX 

 

AptameX memiliki banyak keunggulan dibandingkan tes PCR dan tes antigen cepat. Tes PCR walaupun sangat sensitif tetapi dirasakan tidak nyaman, mahal, dan lambat. Pendekatan antigenik bergantung pada eskalasi produksi antigen dan walaupun lebih murah dan lebih cepat, tetap memiliki keterbatasan sensitivitas pada viral load yang lebih rendah di periode virus Covid-19 dapat menular. 


Sebagai perbandingan, DNA Aptamer yang digunakan dalam format rapid tes memiliki berbagai kelebihan, yaitu biaya lebih terjangkau, keakuratan dan kemampuan untuk menskalakan lebih tinggi dikarenakan sifat sintetisnya. Achiko telah berhasil mendeteksi kasus positif dan negatif yang dibandingkan dengan hasil PCR, bahkan untuk kasus positif dengan nilai PCR setinggi CT 33, dimana kebanyakan tes berbasis antigen tidak dapat mendeteksinya. 


Untuk memungkinkan perjanjian pemasaran dan penjualan ini, Achiko telah memperbarui kerja sama dengan Indofarma, termasuk mencakup hal distribusi dan menandatangani nota kesepahaman untuk Teman Sehat menjadi salah satu penyedia layanan telehealth diagnostic platform bagi Indofarma ,sehingga dapat memberikan berbagai layanan diagnostik jarak jauh yang lebih luas.  


Implikasi dari ini adalah untuk memulai produksi satu juta test kit sebagai persediaan, dan berikutnya, dapat menghasilkan lima juta atau lebih test kit per bulan. Dan untuk mengembangkan tes berbasis aptamer lainnya, termasuk untuk Dengue dan banyak lagi.


Biaya  per tes secara substansial lebih rendah dari pendekatan antigenik. Harga awal untuk AptameX adalah Rp49.000 dan bisa lebih rendah pada volume banyak. Dengan senstivitas tinggi dan metode tes lebih nyaman menggunakan sampel air liur, diharapkan AptameX dapat mendukung percepatan transisi status pandemi ke endemi di Indonesia.


Editor:

Nasional Terbaru