• logo nu online
Home Warta Nasional Jakarta Raya Dari Betawi Keislaman Sejarah Opini Literatur Obituari
Selasa, 29 November 2022

Nasional

Turun Aksi, PMII DKI Jakarta: Kenaikan Harga BBM Sengsarakan Rakyat!

Turun Aksi, PMII DKI Jakarta: Kenaikan Harga BBM Sengsarakan Rakyat!
PKC PMII DKI Jakarta aksi tolak kenaikan harga BBM. Foto: istimewa
PKC PMII DKI Jakarta aksi tolak kenaikan harga BBM. Foto: istimewa

Jakarta Pusat, NU Online Jakarta

 

Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) DKI Jakarta Riski Abdulrahman Wahid merasa geram dan menolak dengan tegas atas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. 


Sebanyak 300 kader dan anggota PKC PMII DKI Jakarta, turun ke jalan, melangsungkan aksi menolak kenaikan harga BBM dan menyuarakan aspirasinya, di bilangan Istana Negara Jakarta, pada Senin (5/9/2022) kemarin. 


“Ini (kenaikan harga BBM) akan berdampak pada naiknya harga komoditas bahan pokok yang akan menyengsarakan hidup rakyat,” ujarnya, saat diwawancarai NU Online Jakarta, Senin malam.


Selain menolak kenaikan harga BBM, PKC PMII DKI Jakarta secara tegas menuntut kepada pemerintah untuk segera memberantas mafia migas. “Kami menuntut pemerintah untuk segera menangkap para mafia migas,” kata alumni Universitas Yayasan Administrasi Indonesia (YAI) itu.


Pria 27 tahun itu menjelaskan bahwa dalam unjuk rasa yang digelar PMII kemarin, sempat terjadi aksi saling dorong dengan aparat kepolisian, hingga akhirnya massa aksi berhasil menerobos kawat berduri. Ia juga memastikan bahwa pemerintah belum memberikan tanggapan terkait aksi yang dilakukan PMII itu. 


“Belum ada tanggapan dari pemerintah terkait tuntutan aksi kami,” terangnya.


Riski menyebut bahwa PMII berperan sebagai penyambung lidah rakyat. Karena itu, pihaknya akan terus menyuarakan kepentingan rakyat. Ia berharap kepada pemerintah untuk segera memikirkan keluh kesah rakyat terkait naiknya harga BBM.


“Kami berharap dan meminta dengan tegas kepada pemerintah dalam hal ini presiden untuk segera menurunkan harga BBM. Kami, PMII DKI Jakarta, akan melakukan aksi di jalanan sampai harga BBM diturunkan,” pungkasnya.


Pengurus Besar PMII pun telah menginstruksikan seluruh kader dan anggota se-Indonesia untuk turun aksi menolak kenaikan harga BBM. Di dalam aksi tersebut, PMII memiliki empat poin pernyataan sikap. 


Pertama, menolak secara tegas kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi. Kedua, mendesak pemerintah untuk secara serius dan sungguh-sungguh memberantas mafia BBM. Ketiga, mendesak pemerintah untuk menerapkan kebijakan subsidi BBM tepat sasaran. Keempat, mendorong pemerintah untuk membuk keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan penyaluran BBM bersubsidi. 


Kontributor: Suwitno
Editor: Aru Elgete


Editor:

Nasional Terbaru