• logo nu online
Home Warta Nasional Jakarta Raya Dari Betawi Keislaman Sejarah Opini Literatur Obituari
Jumat, 19 April 2024

Nasional

Peringati 100 Tahun Gontor, Pimpinan dan Puluhan Ribu Alumni Tandatangani Petisi Kedamaian dan Persatuan Indonesia

Peringati 100 Tahun Gontor, Pimpinan dan Puluhan Ribu Alumni Tandatangani Petisi Kedamaian dan Persatuan Indonesia
Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor KH Hasan Abdullah Sahal saat menandatangani petisi perdamaian. (Foto: Istimewa).
Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor KH Hasan Abdullah Sahal saat menandatangani petisi perdamaian. (Foto: Istimewa).

Jakarta Pusat, NU Online Jakarta


Dalam memperingati Tasyakuran 100 Tahun Gontor, puluhan ribu alumni Pondok Pesantren Modern Gontor itu menandatangani petisi yang berisikan terkait kedamaian dan persatuan Indonesia. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Ahad (22/10/2023) lalu.


Dalam kesempatan tersebut nampak dihadiri langsung oleh Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor KH Hasan Abdullah Sahal. Kiai Hasan mengucapkan rasa syukur kepada Allah karena Gontor telah berjuang bersama dan untuk Indonesia selama 100 tahun. Ia menerangkan bahwa Gontor telah berjuang bersama dan untuk Indonesia dari zaman penjajahan, kemerdekaan, orde lama, orde baru, hingga era modern seperti sekarang.


"Oh pondokku, engkau berjasa pada ibuku Indonesia. 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor merawat kedamaian untuk persatuan Indonesia, alhamdulillah kita tetap eksis, berjalan dengan al muhafazotu alal qiyam wa tagyir ilal kamal yaitu tetap menjaga pada nilai-nilai yang telah ada, dan mengadakan perkembangan, dan pengembangan menuju kesempurnaan," katanya saat sambutan.


Selain itu, Kiai Hasan menyebutkan peristiwa peringatan 100 Tahun Gontor menjadi terasa lebih spesial, di mana cita-cita Trimurti (tiga pendiri Gontor) untuk mendirikan 1.000 Gontor di Indonesia telah tercapai.


Hal tersebut diwujudkan melalui para alumni Gontor yang telah mendirikan Pondok Pesantren (Ponpes), yang juga melahirkan alumni yang mendirikan Ponpes lainnya.


"Melalui jalan yang sedemikian rupa, hari ini kita bersyukur bisa bertemu dengan anak dan cucu Gontor dalam keadaan sehat. Mudah-mudahan kita tidak lupa caranya bersyukur, dan tetap pandai untuk bersyukur," tutur Kiai Hasan Abdullah Sahal.


Acara ini dihadiri oleh sekitar 65 ribu alumni dan simpatisan Gontor yang berasal dari sejumlah daerah di Jabodetabek dan sekitarnya. Angka tersebut jauh melebihi prakiraan awal peserta yang hadir, di mana pada awalnya diprakirakan peserta yang hadir hanya sekitar 10 ribu peserta.


Kontributor: Muhammad Sean
Editor: Haekal Attar
 


Nasional Terbaru