• logo nu online
Home Warta Nasional Jakarta Raya Dari Betawi Keislaman Sejarah Opini Literatur Obituari
Kamis, 29 Februari 2024

Jakarta Raya

Banser Husada DKI Jakarta Bentuk Satgas Kesehatan Berbasis Masyarakat

Banser Husada DKI Jakarta Bentuk Satgas Kesehatan Berbasis Masyarakat
Nampak depan Posko Satsus Basada DKI Jakarta di Pondok Pesantren Al-Falak, Jalan Pagentongan, Loji, Bogor, pada Sabtu (07/01/2023). (Foto: Istimewa).
Nampak depan Posko Satsus Basada DKI Jakarta di Pondok Pesantren Al-Falak, Jalan Pagentongan, Loji, Bogor, pada Sabtu (07/01/2023). (Foto: Istimewa).

Bogor, NU Online Jakarta

Sebagai bentuk program pemberdayaan kesehatan di masyarakat, Satuan Khusus Barisan Ansor Husada (Satsus Basada) DKI Jakarta membentuk kader peningkatan kesehatan mandiri di lingkungan tempat tinggal, di Posko Satsus Basada saat acara Haul ke-51 KH Muhammad Falak Abas (Mama Falak) di Pondok Pesantren Al-Falak, Jalan Pagentongan, Loji, Bogor, pada Sabtu (07/01/2023). 


Tidak sendiri, Satsus Banser Husada DKI Jakarta bekerjasama dengan Pimpinan Pusat Federasi Sarbumusi Rokok Tembakau Makanan dan Minuman (RTMM)-Gartex dan PT Nucare Indonesia.


Pelatihan yang diberikan utamanya untuk mewujudkan program Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) di lingkungan masyarakat dan pesantren melalui pengenalan terapi energi. Seperti yang disampaikan oleh Rohima Nur sa’diah, berupa pencegahan dan memutus rantai penularan penyakit seperti melakukan gerakan kebersihan secara rutin, membudayakan gerakan 3 M (menguras, menutup dan mengubur). 


“Selain itu juga membuat tempat sampah yang memenuhi persyaratan, membuat jamban yang memenuhi persyaratan serta menyusun jadwal olahraga (Seminggu dua sampai tiga kali ),” ungkap Rohima saat melakukan pelatihan.


Lebih lanjut, Kasatsus Banser Husada Mohamad Ependi menambahkan bahwa kebersihan lingkungan juga di bentuk melalui ketersediaan air bersih, ketersediaan jamban sehat dan mencuci tangan di air bersih yang mengalir dengan sabun.


“Tiga aktifitas lainnya. Yaitu, bebas jentik, tidak merokok dilingkungan pesantren, melakukan aktifitas fisik berupa senam,” terangnya.


Menurut salah satu  Korlap Posko Kesehatan Satsus Banser Husada DKI Jakarta Herlin Ika menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan warga pondok pesantren dan masyarakat sekitarnya termasuk Santri yang di tunjuk sebagai kader kesehatan.


”Mereka diberi tugas penting tentang kesehatan, meningkatkan sikap perilaku hidup bersih dan sehat,  meningkatkan peran aktif dalam penyelenggaraan upaya kesehatan dan serta memenuhi layanan kesehatan dasar,” ujarnya.


Pengasuh Pesantren Al Falak KH Tb Hakim Agus Fauzan mengingatkan kepada kader kesehatan agar dapat mempengaruhi perilaku masyarakat untuk hidup sehat.


“Kader Kesehatan yang ditunjuk ini adalah mereka yang dianggap mampu dalam berkomunikasi efektif, dan mampu memerikan pengaruh kepada teman-temannya sesama masyarakat Pesantren Al Falak yang tidak hanya di pilih dan dimasukan sebagai kader tetapi melalui proses Seleksi serta ditetapkan dalam  Keputusan Pengasuh Pesantren,” pungkasnya.


Kontributor: Mohamad Ependi (Andi)
Editor: Haekal Attar


Jakarta Raya Terbaru