• logo nu online
Home Warta Nasional Jakarta Raya Dari Betawi Keislaman Sejarah Opini Literatur Obituari
Selasa, 31 Januari 2023

Jakarta Raya

Ketua PCNU Jakpus Sebut Layanan Ambulans NU Sebagai Wujud Nyata Penghargaan atas Jasa Pahlawan

Ketua PCNU Jakpus Sebut Layanan Ambulans NU Sebagai Wujud Nyata Penghargaan atas Jasa Pahlawan
Ketua PCNU Jakpus Gus Syaifuddin menyampaikan sambutan pada peringatan Hari Pahlawan 2022 yang dibarengkan dengan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di kediamannya di Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur, Sabtu (12/11/2022).
Ketua PCNU Jakpus Gus Syaifuddin menyampaikan sambutan pada peringatan Hari Pahlawan 2022 yang dibarengkan dengan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di kediamannya di Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur, Sabtu (12/11/2022).

Jakarta Pusat, NU Online Jakarta

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Jakarta Pusat Gus Syaifuddin mengatakan Hari Pahlawan ialah momentum untuk mengenang masa perjuangan para pahlawan dan ulama yang ikut andil dalam kemerdekaan negara Indonesia.


Gus Syaifuddin mengatakan, pengurus NU harus menerjemahkan secara konkret penghargaan atas jasa pahlawan seperti layanan ambulans yang dimiliki PCNU Jakpus.


“Di dalam diri kita mengalir darah perjuangan nenek moyang kita masa lampau. Oleh karena itu, tanamkan dalam diri tidak ada kata lelah dan menyerah untuk terus semangat menggelorakan cintah tanah air Indonesia, Agama Islam, dan NU,” kata Gus Syaifuddin pada peringatan Hari Pahlawan 2022 yang dibarengkan dengan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di kediamannya di Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur, Sabtu (12/11/2022).


Gus Syaifuddin menjelaskan sebagai penerus pejuang-pejuang agama, saatnya mengisi dengan kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat. 


“NU selalu terdepan dalam hal kegiatan sosial kemasyarakatan, contohnya mobil ambulans PCNU Jakpus selalu mewarnai jalan-jalan utama Jakarta. Di bawah komando Lembaga Kesehatan NU, mobil tersebut selalu siap jika diminta mengurus jenazah dan orang sakit di mana pun tujuannya berada,” jelasnya.


Gus Syaifuddin melanjutkan, tokoh pahlawan yang harus selalu diikuti ialah Nabi Muhammad SAW.


“Sebagai rasa cinta kita kepada Nabi Muhammad SAW, saat ini kita hadir di tengah teriknya panasnya kota Jakarta. Selain cinta, kita juga berharap dengan wasilah atau perantara shalawat di akhirat kelak kita mendapatkan syafaat Nabi Muhammad SAW,” katanya.


Penceramah maulid dan Hari Pahlawan Ustadz Akbar Muhammad Fathurrahman mengatakan, upaya mengingat serta menghadirkan Nabi Muhammad SAW dilakukan bukan sebatas pada peringatan Maulid Nabi dan pada bulan Rabiul Awwal, namun kapan pun bisa.


“Imam Ghazali di dalam Kitab Ihya Ulumiddin berkata, ‘Ketika kita bershalawat kepada Nabi, hadirkan Nabi yang mulia di hati kita, yang kita gambarkan ialah semangat jihadnya, semangat dakwahnya, kecintaan kepada umatnya yang tidak pernah ada batasnya.’ Rasulullah harus selalu kita ingat. Jasadnya sudah wafat, namun cahaya kenabiannya tidak akan padam,” kata Ustadz Akbar. 


Ustadz Akbar yang juga mursyid Tarekat Idrisiyah itu melanjutkan, di dalam Kitab Sairus Salikin karya Syekh Abdusshamad Al-Falimbani bahwa ia mengutip dari sadatus shufiyah bahwa cahaya nabi akan kekal membimbing umatnya sampai Hari Kiamat.


“Ketika kita bershalawat maka akan tersambung qalbu kita dengan Nabi Muhammad saw. Oleh karena itu mari kita terus bershalawat agar rasul selalu hadir, dan hati kita menjadi tenang dan tenteram dalam menghadapi hiruk-pikuk dinamika kehidupan ini,” kata Ustadz Akbar.


Hadir dalam acara ini Rais Syuriyah PWNU DKI Jakarta KH Muhyiddin Ishaq, Ketua PWNU KH Samsul Maarif, Habib Ali bin Abdurrahman Al-Habsyi Kwitang, H Luthfi Hakim, KH Yusuf Aman, KH Soleh Asri, H Robi Fadil, Ketua PCNU se-DKI Jakarta, banom dan warga NU lainnya.


Kontributor: Farhan Maksudi

Editor: Alhafiz Kurniawan


Jakarta Raya Terbaru